PerikananIkan Konsumsi Keistimewaan Budidaya Lele, Bisa Panen dari Berbagai Wadah

By | April 15, 2018

Pasar utama untuk ikan lele adalah warung pecel ikan lele dan pasar tradisional. Selain tempat-tempat ini, menu ikan lele dalam berbagai variasi juga mudah ditemukan di beberapa restoran, supermarket dan industri olahan. Di beberapa sentra budidaya ikan lele, beberapa petani telah membuat makanan olahan ikan lele seperti bakso dan nugget ikan patin.

Dengan berkembangnya bisnis hulu, ikan lele besar dapat terserap pasar. Sementara untuk memancing, ikan patin masih sangat prospektif. Ikan patin juga memiliki peluang untuk memasuki pasar internasional (ekspor).

Dilihat dari tekstur daging, ukuran dan kuantitasnya, ikan lele dapat memenuhi persyaratan untuk dijadikan komoditas ekspor. Lele dapat diolah menjadi filet beku dan segar (tanpa tulang / daging duri).

Ikan lele dapat dipelihara di lahan terbatas dan sempit dan dapat hidup di air yang tergenang. Karena itu, Anda bisa menggunakan taman rumah atau bukan rumah. Luas area pembesaran lele di area sempit sekitar 4-5 m2.

Kolam seluas 15 m2 dengan kedalaman air minimum 120 cm dapat diisi dengan 6.000 benih ikan lele. Pada akhir pemeliharaan, konsumsi lele sebanyak 0,5 ton dapat diproduksi.

Pembesaran ikan lele di lahan sempit ini merupakan solusi dan bisnis alternatif bagi mereka yang memiliki sisa lahan, lahan tidur, dan terbatas di sekitar rumah. Jenis kolam pembesaran ikan lele di daerah sempit dapat dilakukan di kolam beton, tanah, terpal, bak / genangan air, dan obor.
Jika Anda tertarik membudidayakan ikan lele di halaman, buku Harvest Catfish di Berbagai Kontainer dapat membantu Anda sebagai panduan dalam aplikasi mereka. Buku ini menjelaskan mulai dari prospek pasar ikan lele, varian wadah pembesaran ikan lele, pembesaran ikan lele secara teknis, hingga panen dan pascapanen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *